Content - Utility Scale Solar Photovoltaic (PV) Power Plant 2 x 1 MWp in Maumere and Ende, East Nusa Tenggara

Pada bulan Mei 2018, TMLEnergy telah melakukan komisioning untuk salah satu proyek PLTS di 2 lokasi Maumere dan Ende, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur. PLTS yang dibangun memiliki kapasitas 1 MWp di masing-masing lokasi, sehingga kapasitas total yang dibangun adalah 2 MWp yang dibangun secara bersamaan. Dalam proyek ini, TMLEnergy bekerja sama dengan Conergy Asia Pacific sebagai main EPC dan PT Indo Solusi Utama sebagai project developer.

 

Grid Electricity Supply

Listrik yang dihasilkan PLTS di Maumere dan Ende nantinya akan disuplai ke PLN untuk membantu memenuhi kebutuhan listrik di Pulau Flores. PLN membeli listrik yang dihasilkan PLTS di Maumere dan Ende dengan mengacu pada Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2013. Perjanjian jual beli listrik antara PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur dan PT Indo Solusi Utama ini telah ditandatangani pada tahun 2016.

 

Green Energy for Exotic Island

PLTS di Maumere dan Ende secara total mampu menghasilkan energi sebanyak 2800 MWh per tahun. Energi tersebut dapat mensuplai kebutuhan energi untuk sekitar 24000 rumah tangga, khusunya di wilayah Pulau Flores. Dengan jumlah produksi energidari PLTS tersebut, Pulau Flores telah menghindari emisi gas rumah kaca sebanyak 2,615.20 ton CO2 per tahun, atau setara dengan menanam pohon sejumlah 67,056 buah pada hutan seluas 998.42 hektar.

 

Dengan dibangunnya PLTS di Maumere dan Ende ini diharapakan semangat untuk berinvestasi dan menggunakan energi listrik dari sumber energi terbarukan terus tumbuh dan berkembang, serta lebih banyak lagi daerah di Indonesia yang menggunakan pembangkit listrik energi terbarukan sebagai pasokan kebutuhan listrik.

 

We can make the WORLD a better place TOGETHER

 

Project Key Facts

System Capacity                               : 2 x 1.007 MWp

Annual Energy Yield                        : 2 x 1496 MWh/year*

System Type                                      : Grid Connected

System Performance Ratio               : 81.4%*

 

*berdasarkan hasil simulasi